Lewati ke konten utama
[arka]
Panduan Membeli8 menit baca

Berapa Biaya Bikin Website Bisnis? Ini yang Menentukan Harganya

Jawaban singkat

Harga website ditentukan oleh jumlah tata letak halaman yang berbeda, siapa yang menyiapkan teks dan foto, seberapa banyak sistem lain yang harus terhubung, dan apakah ada perawatan setelah selesai. Dua penawaran bisa berbeda berkali-kali lipat untuk permintaan yang terdengar sama, karena yang satu menghitung pembuatan konten dan pendampingan sementara yang lain hanya menghitung pemasangan tampilan.

Pertanyaan ini hampir selalu dijawab dengan “tergantung”, dan jawaban itu benar tapi tidak membantu. Yang lebih berguna adalah mengetahui tergantung pada apa — supaya Anda bisa menilai sendiri apakah sebuah penawaran masuk akal, dan bertanya dengan lebih tajam.

Kami sengaja tidak mencantumkan angka di halaman ini. Bukan untuk menyembunyikan, tapi karena angka tanpa ruang lingkup justru menyesatkan — dan angka yang dipasang hari ini akan basi dalam beberapa bulan. Yang tidak basi adalah faktor-faktor di bawah ini.

1. Jumlah halaman yang benar-benar berbeda

Yang menentukan biaya bukan jumlah halaman, melainkan jumlah tata letak yang berbeda. Situs dengan lima puluh halaman produk yang semuanya memakai satu susunan yang sama jauh lebih murah daripada situs delapan halaman yang masing-masing disusun berbeda.

Karena itu, saat meminta penawaran, sebutkan berapa jenis halaman yang Anda butuhkan — bukan berapa total halamannya. Perbedaan cara bertanya ini sering mengubah angka penawaran secara signifikan.

2. Siapa yang menulis isinya

Ini penyebab nomor satu proyek website molor, sekaligus penyebab nomor satu perbedaan harga. Banyak penawaran murah mengasumsikan Anda yang menyiapkan seluruh teks, foto produk, dan profil perusahaan dalam bentuk siap pakai.

Asumsi itu jarang terpenuhi. Yang biasanya terjadi: desainnya selesai dalam dua minggu, lalu proyek berhenti tiga bulan menunggu teks dari pihak klien. Kalau Anda tahu tidak akan sempat menulis, minta penawaran yang sudah termasuk penulisan konten sejak awal — lebih mahal di depan, tapi jauh lebih murah daripada proyek yang mangkrak.

3. Berapa banyak sistem yang harus terhubung

Website yang berdiri sendiri jauh lebih sederhana daripada website yang harus berbicara dengan sistem lain. Setiap sambungan menambah pekerjaan, dan yang lebih penting, menambah hal yang bisa rusak di kemudian hari.

Saran praktis: mulai dari tingkat paling sederhana yang sudah menyelesaikan masalah Anda hari ini. Sambungan bisa ditambahkan nanti setelah terbukti dibutuhkan, dan menambahkannya belakangan hampir selalu lebih murah daripada membangun sesuatu yang ternyata tidak dipakai.

4. Apakah ada yang merawat setelah selesai

Website bukan barang sekali beli. Domain diperpanjang tiap tahun, hosting berjalan tiap bulan, dan kalau memakai platform seperti WordPress, ada pembaruan keamanan yang harus rutin dipasang. Website yang ditinggal tanpa pembaruan adalah salah satu cara paling umum sebuah usaha kecil kena peretasan.

Karena itu, sebelum membandingkan harga, pisahkan dulu mana biaya sekali bayar dan mana biaya berjalan. Penawaran yang terlihat murah kadang tidak memasukkan perawatan sama sekali — dan biaya itu tetap muncul, hanya saja belakangan dan mendadak.

Yang tidak menaikkan harga sebanyak yang Anda kira

Tanda penawaran yang perlu diwaspadai

Cara meminta penawaran yang bisa dibandingkan

  1. Tulis tujuannya, bukan fiturnya“Saya ingin calon pelanggan menghubungi lewat WhatsApp setelah melihat contoh pekerjaan kami” lebih berguna daripada “saya butuh website 5 halaman dengan galeri”.
  2. Sebutkan jenis halaman yang dibutuhkanBerapa jenis tata letak yang berbeda, bukan berapa total halaman.
  3. Nyatakan siapa yang menyiapkan kontenKalau Anda tidak yakin sempat menulis, katakan sejak awal. Ini mengubah penawaran secara mendasar.
  4. Minta biaya dipisahSekali bayar versus biaya berjalan per bulan atau per tahun. Bandingkan keduanya secara terpisah.
  5. Minta contoh yang bisa dibukaAlamat website sungguhan, bukan gambar. Buka di ponsel Anda, dan perhatikan kecepatannya.

Kalau lima poin itu Anda tuliskan sekali lalu dikirim ke beberapa penyedia, penawaran yang kembali akan bisa dibandingkan secara adil — dan perbedaan harganya akan menjelaskan dirinya sendiri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kenapa penyedia jasa jarang mencantumkan harga di websitenya?

Karena ruang lingkup dua permintaan yang terdengar sama bisa berbeda jauh — terutama pada siapa yang menyiapkan konten dan berapa banyak sistem yang harus terhubung. Angka yang dipasang tanpa ruang lingkup cenderung terlalu rendah untuk sebagian orang dan terlalu tinggi untuk sebagian lainnya.

Apakah website murah pasti buruk?

Tidak selalu. Website sederhana yang dikerjakan rapi bisa sangat efektif untuk usaha yang kebutuhannya memang sederhana. Yang perlu diperiksa bukan harganya, melainkan apa yang tidak termasuk di dalamnya — biasanya konten, perawatan, dan kepemilikan domain.

Lebih baik pakai template atau custom?

Template masuk akal kalau kebutuhan Anda umum dan anggarannya terbatas. Custom mulai sepadan ketika proses bisnis Anda punya alur yang tidak bisa dipaksakan ke susunan bawaan template, atau ketika tampilan generik mulai merugikan kredibilitas Anda di mata calon pelanggan.

Berapa biaya berjalan minimum untuk sebuah website bisnis?

Minimal ada dua: perpanjangan domain setiap tahun dan hosting. Kalau memakai platform yang butuh pembaruan rutin seperti WordPress, tambahkan biaya atau waktu untuk perawatan keamanan. Pastikan ketiganya dibicarakan sebelum proyek dimulai, bukan setelah serah terima.

Baca selanjutnya

Ada pertanyaan tentang bisnis Anda sendiri?

Ceritakan kondisinya lewat WhatsApp. Konsultasi awal tanpa biaya.

Chat WhatsApp Sekarang